Uji Daya Tolak Nyamuk (Repellent) Dalam Sediaan Gel Dengan Minyak Atsiri Kulit Buah Jeru Purut (Citrus hystrix D.C)

Dublin Core

Title

Uji Daya Tolak Nyamuk (Repellent) Dalam Sediaan Gel Dengan Minyak Atsiri Kulit Buah Jeru Purut (Citrus hystrix D.C)

Subject

Gel Minyak Atsiri Kulit Buah Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C), Uji Daya Tolak Nyamuk

Description

Nyamuk Aedes aegypty dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD). Salah satu cara mencegah gigitan nyamuk ialah dengan repellent. Repellent ini mengandung bahan kimia yang digunakan mengganggu kemampuan nyamuk untuk mengenal bahan atraktan dari manusia. Minyak atsiri dapat digunakan sebagai repellent salah satunya minyak atsiri jeruk purut. Pada konsentrasi 100┬Ál minyak atsiri kulit buah jeruk purut yang dioleskan pada punggung telapak tangan memiliki daya proteksi terhadap nyamuk Aedes aegypti sebesar 34,82% dalam kurun waktu 6 jam (Hendri, 2013). Untuk memperkecil penguapan minyak atsiri dilakukan formulasi dalam sediaan gel minyak atsiri kulit buah jeruk purut.
Tujuan pada penelitian ini mengetahui kemampuan gel yang mengandung minyak atsiri kulit buah jeruk purut yang dapat digunakan sebagai daya penolak nyamuk dengan 5 perlakuan dan 5 kali pengulangan. Selain itu, dilakukan pengujian untuk mengetahui sifat fisik yang meliputi organoleptis, homogenitas, pH, dan daya sebar dari sediaan gel yang dihasilkan.
Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan 5 konsentrasi 0%, 6%, 8%, 10%, dan 12% dengan 5 kali pengulangan. Penelitian membuat formulasi, mengevaluasi sediaan, dan melakukan uji daya tolak nyamuk dengan membandingkan sediaan yang beredar di masyarakat. Teknik analisa dalam penelitian ini menggunakan analisa univarian dengan distribusi frekuensi serta analisa untuk daya penolak nyamuk menggunakan analisa cut off.
Hasil penelitian yang diperoleh dari uji daya tolak nyamuk bahwa gel minyak atsiri kulit buah jeruk purut dapat digunakan sebagai penolak nyamuk dengan konsentrasi 6%, 8%, 10%, dan 12% semakin besar konsentrasi gel maka akan semakin lama waktu daya penolak nyamuknya, memiliki warna putih kekuningan, berbau tajam, dan memiliki tekstur setengah padat. Dan seluruh formula memiliki homogenitas yang cukup tinggi, serta memenuhi persyaratan pH fisiologis kulit manusia, akan tetapi seluruh formula ini tidak memenuhi persyaratan daya sebar.

Creator

Miranti Sekarini Widodasih

Source

Farmasi

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2017

Relation

Farmasi

Format

Softcopy

Language

Bahasa Indonesia

Type

Text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang