Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Tingkat Dismenore Pada Remaja Putri Di SMA Al- Azhar 3 Bandar Lampung Tahun 2017

Dublin Core

Title

Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Tingkat Dismenore Pada Remaja Putri Di SMA Al- Azhar 3 Bandar Lampung Tahun 2017

Subject

Dismenore, Senam Dismenore

Description

Menurut data dari WHO didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore dengan 10-15% mengalami dismenore berat. Dismenore dalam bahasa Indonesia berarti nyeri pada saat menstruasi. Hampir semua wanita mengalami rasa tidak enak pada perut bagian bawah saat menstruasi. Upaya untuk mengatasi dismenore terdapat terapi farmakologi dan non farmakologi. Senam dismenore merupakan inovasi baru dalam terapi non farmakologi untuk mengatasi dismenore.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap tingkat dismenore pada remaja putri di SMA Al- Azhar 3 Bandar Lampung tahun 2017.
Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian True Experimental Design dengan rancangan penelitian Pretest Posttest with Control Grup. Dalam rancangan ini digunakan teknik sampling secara bertingkat yang pertama menggunakan Purposive sampling terlebih dahulu, lalu kemudian menggunakan simple random sampling untuk membagi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Variabel independen dalam penelitian ini adalah senam dismenore sedangkan variabel dependennya adalah tingkat dismenore. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi yang duduk di kelas 2 SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung yang berjumlah 211 siswi dan yang mengalami dismenore. Jumlah sampel 16 responden yang diberikan senam dismenore dan 16 ibu yang tidak diberi senam dismenore. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan cara memberikan intervensi kepada responden dan mencatatnya pada lembar check list. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan Uji-T Independen dan Uji-T Dependen.
Hasil penelitian didapatkan tingkat dismenore sebelum pelaksanaan senam dismenore pada kelompok eksperimen diketahui nilai rata- rata sebesar 3,19 dan pada kelompok kontrol sebesar 3,06, tingkat dismenore sesudah pelaksanaan senam dismenore pada kelompok eksperimen diketahui nilai rata- rata sebesar 1,94 dan pada kelompok kontrol sebesar 3,38, dan hasil analisa didapatkan p=0,000 (p< 0,05) berarti ada perubahan yang amat sangat bermakna pada tingkat dismenore sebelum dan sesudah senam dismenore pada remaja yang mendapat terapi senam dismenore. Peneliti menyarankan untuk para wanita terutama remaja putri yang mengalami dismenore agar melakukan senam dismenore karena dapat menurunkan tingkat dismenore dengan efektif.

Creator


Eka Wahyuni

Source

Kebidanan

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2017

Relation

Kebidanan

Format

Softcopy

Language

Bahasa Indonesia

Type

Text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang