Hubungan Asupan Lemak, Asupan Serat, Lingkar Perut, dan Konsultasi Gizi dengan Kadar Kolesterol Darah pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poli Jantung RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi lampung Tahun 2016

Dublin Core

Title

Hubungan Asupan Lemak, Asupan Serat, Lingkar Perut, dan Konsultasi Gizi dengan Kadar Kolesterol Darah pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poli Jantung RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi lampung Tahun 2016

Subject

Kolesterol Darah, Lemak, Serat, Lingkar Perut, Konsultasi Gizi

Description

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan angka mortalitas PJK yang menduduki urutan pertama penyebab kematian di dunia. WHO (2002) mencatat lebih dari 7 juta orang meninggal akibat PJK di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensi PJK 9,3% meningkat sesuai pertambahan usia. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan asupan lemak, asupan serat, lingkar perut, dan status konsultasi gizi dengan kadar kolesterol darah pada penderita penyakit jantung koroner di Poli Jantung RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode cross sectional. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu asupan lemak, asupan serat, lingkar perut, dan status konsultasi gizi sebagai variabel idependen, serta kadar kolesterol darah sebagai variabel dependen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 96 orang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki (56,3%), umur responden terbanyak berkisar 46-65 tahun (73%), pendidikan terakhir responden terbanyak adalah SLTA (45,8%), pekerjaan terbanyak adalah responden yang tidak bekerja (32,3%). Responden degan kategori kadar kolesterol tidak baik (49%), asupan lemak tidak baik (67,7%), asupan serat tidak baik (93,8%), lingkar perut tidak baik (68,8%), tidak pernah melakukan konsultasi gizi (89,6%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan lemak, serat, lingkar perut, dan konsultasi gizi dengan kadar kolesterol darah pada penderita penyakit jantung koroner di Poli Jantung RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2016. Dari hasil penelitian ini disarankan perlu adanya kerjasama antara petugas pelayanan rumah sakit dengan ahli gizi agar pasien dapat dirujuk ke pelayanan konsultasi gizi sehingga pasien lebih memahami tentang penyakit PJK.

Creator

Dimas Wahyu Singgih

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2016

Relation

Jurusan Gizi

Format

soft copy

Language

Indonesia

Type

text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang