Pola Peresepan Obat Antidiare Pada Kasus Diare di Ruang Anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung

Dublin Core

Title

Pola Peresepan Obat Antidiare Pada Kasus Diare di Ruang Anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung

Subject

Pola Peresepan, Antidiare, Ruang Anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek

Description

Diare merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak balita secara global. Menurut WHO tahun 1993 tentang indikator peresepan untuk mengukur baik atau buruk praktek peresepan di fasilitas kesehatan dapat dilakukan dengan melihat indicator peresepan yang meliputi rata-rata item obat per satu kali peresepan, persentase obat dengan nama generik, persentase antibiotik yang diresepkan, persentase obat injeksi yang diresepkan dan persentase obat yang sesuai dengan formularium. Jumlah resep untuk diare di ruang anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung sebanyak 355 lembar resep pada tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat antidiare di ruang anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung periode Januari-Desember 2015. Penelitian ini menggunakan metode retrospektif yaitu sebuah studi/kasus yang didasarkan pada catatan medis dan waktu peristiwanya terjadi di masa lalu. Dan dengan analisa deskriptif kuantitatif yaitu menggambarkan peresepan pengobatan diare dengan pengambilan data sekunder yang diperoleh dari rekam medik dan disajikan dalam distribusi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pasien terbanyak pada kasus diare di ruang anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung berdasarkan umur yaitu bayi sebanyak 79,16% (38 orang), dengan jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan sebanyak 52,08% (25 orang). Rata-rata jumlah obat antidiare tiap satu kali peresepan sebanyak 3,02 item obat. Resep yang mengandung antibiotik sebanyak 66,6% (32 pasien) dengan ampisilin 26,92% (35 item) sebagai antibiotik yang paling banyak digunakan. Antidiare dengan nama generik sebanyak 66,7% (393 item obat) dan antidiare dengan injeksi sebanyak 43,75% (21 orang) serta antidiare yang sesuai dengan formularium sebanyak 96,43% (568 item obat).

Creator

Septiana Sinurat

Source

Jurusan Farmasi

Publisher

Purpustakaan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Date

2016

Format

Sort Copy

Language

Bahasa Indonesia

Type

Teks

Coverage

Poltekkes Tanjung Karang