UJI EFEKTIVITAS DAYA ANTHELMINTIK INFUSA WORTEL
(Daucus carota) TERHADAP CACING Ascaridia galli SECARA IN VITRO

Dublin Core

Title

UJI EFEKTIVITAS DAYA ANTHELMINTIK INFUSA WORTEL
(Daucus carota) TERHADAP CACING Ascaridia galli SECARA IN VITRO

Subject

Anthelmintik, Ascaridia galli, Daucus carota

Description

Penyakit Infeksi merupakan salah satu penyakit yang menjadi permasalahan utama. Di Negara-negara berkembang termasuk Indonesia penyakit cacing adalah penyakit rakyat umum yang sama pentingnya dengan, misalnya malaria atau TBC. Infeksinya pun dapat terjadi simultan oleh beberapa jenis cacing sekaligus. Diperkirakan lebihdari 60% anak-anak di Indonesia menderita infeksi cacing. Salah satu penyakit infeksi cacing yaitu Ascariasis. Ascariasis ditularkan melalui tanah yang disebabkan oleh parasit Ascaris lumbricoides (cacinggelang) yang merupakan parasit kosmopolit yaitu tersebar di seluruh dunia terutama daerah tropis. Pengobatan pada askariasis dapat dilakukan dengan menggunakan obat sintesis. Bentuk alternatif pengobatan askariasis dengan memanfaatkan bahan alam yaitu wortel (Daucus carota). Masyarakat biasa menggunakan wortel yang sudah di keringkan dengan cara ditumbuk atau diparut sampai menjadi bubuk dan kemudian sebanyak 5g bubuk wortel diseduh dengan air dan diminum. Penelituan ini bertujuan untuk Mengetahui daya anthelmintik infusa Wortel (Daucus carota) terhadap cacing Ascaridia galli dan keefektifan infusa Wortel (Daucus carota) bila di bandingkan dengan piperazin sitrat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari 7(tujuh) kelompok perlakuan, yaitu larutan piperazin sitrat 1% sebagai kontrol positif dan infusa wortel dengan konsentrasi 5%, 15%, 25%, 35% dan 45% sebagai lautan uji dengan 4 kali pengulangan. Variabel bebas nya adalah infusa wortel dan variabel terikat nya adalah jumlah kematian cacing Ascaridia galli. Penelitian dilakukan di Laboraturium Terpadu Politeknik Kesehatan Tanjungkarang. Hasil penelitian diketahui bahwa infusa wortel dengan konsentrasi 5%, 15%, 25%, 35% dan 45% memiliki daya anthelmintik. Dari empat konsentrasi Infusa Wortel, persentase rata-rata kematian cacing tertinggi terjadi pada konsentrasi 45% dengan kematian cacing rata-rata 100%.

Creator

putrisa anggun

Source

jurusan farmasi

Publisher

perpustakaan poltekkes tjk

Date

2016

Format

soft copy

Language

Bahasa indonesia

Type

teks

Coverage

poltekkes tanjung karang