Asuhan Kebidanan Continuity Of Care terhadap Ny.M dengan Resiko Tinggi Grandemultipara di PMB Lia Maria Sukarame, Bandar Lampung, 2018.

Dublin Core

Title

Asuhan Kebidanan Continuity Of Care terhadap Ny.M dengan Resiko Tinggi Grandemultipara di PMB Lia Maria Sukarame, Bandar Lampung, 2018.

Subject

Asuhan Kebidanan Continuity Of Care, Grandemultipara

Description

Asuhan kebidanan continuity of care merupakan layanan kebidanan yang dimulai sejak masa kehamilan, persalinan, nifas dan Keluarga Berencana (KB). Asuhan kebidanan continuity of care bertujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dari waktu ke waktu secara berkelanjutan sehingga membutuhkan hubungan terus menerus antara pasien dengan bidan. Dilakukan asuhan secara continuity of care terhadap Ny. M usia 38 tahun, G8P5A2 usia kehamilan 36 minggu 2 hari, janin tunggal, hidup, intra uterine, presentasi kepala dengan Resiko Tinggi Grandemultipara. Dilakukan kunjungan antenatal sebanyak 2 kali. Setelah dilakukan pengkajian data subjektif dan objektif didapatkan masalah pada kunjungan pertama ibu merasa cemas dengan kehamilannya karena ibu mempunyai riwayat persalinan sudah lebih dari 5 kali. Asuhan yang diberikan adalah dengan memberikan dukungan psikologis kepada ibu dengan cara mensuport ibu untuk menjaga kehamilannya yaitu terlalu sering melahirkan lebih dari 5 kali, meyakinkan ibu bahwa ibu masih dapat melahirkan secara normal. Asuhan kebidanan persalinan Ny. M dimulai dari kala I hingga kala IV. Ny M G8P5A2 umur kehamilan 37 minggu 4 hari, inpartu kala I Fase aktif.Kala I berjalan lancar, partograf berada di kiri garis waspada. Pada asuhan kala II dilakukan bimbingan meneran dan pimpinan persalinan sesuai dengan standart asuhan persalinan normal. Evaluasi kala II bayi lahir spontan pervaginam 15 menit setelah pembukaan lengkap, bayi bugar. Asuhan kala III dilakukan sesuai standart, setelah dipastikan tidak ada janin ke dua,dilakukan manajemen aktif kala III. Plasenta lahir 5 menit setelah bayi lahir. Asuhan kala IV dilakukan segera setelah plasenta lahir, dengan mengobservasi kala IV setiap 15 menit pada 1 jam pertama, dan setiap 30 menit pada 1 jam berikutnya. Pada masa nifas Ny. M dari 2 jam setelah melahirkan sampai 6 minggu post partum tidak ditemukan masalah atau keluhan-keluhan yang serius sehingga asuhan yang dilakukan berupa asuhan nifas normal. Dilakukan konseling pemilihan alat kontrasepsi (KB) dan ibu mengatakan tidak ingin memasang KB dengan alasan tidak mendapat izin dari suami.

Creator

Bella Yolandia Sari

Source

Jurusan Kebidanan

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2018

Contributor

Mahasiswa

Format

soft file

Language

Bahasa Indonesia

Type

text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang