POLA RESISTENSI BAKTERI PATOGEN PADA RUANG PERAWATAN DAN RUANG OPERASI RSUD. dr.H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG

Dublin Core

Title

POLA RESISTENSI BAKTERI PATOGEN PADA RUANG PERAWATAN DAN RUANG OPERASI RSUD. dr.H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG

Subject

bakteri patogen, ruang perawatan, resistensi terhadap antibiotik

Description

Rumah sakit merupakan tempat pasien mendapatkan terapi dan perawatan untuk mendapatkan kesembuhan. Pasien rawat inap ditempatkan dalam ruang perawatan sesuai dengan indikasi penyakitnya. Rumah sakit juga merupakan depot bagi berbagai macam penyakit yang berasal dari pasien atau pengunjung yang berstatus karier. Kuman ini dapat hidup dan berkembang di lingkungan rumah sakit seperti udara, air, lantai, makanan dan benda-benda medis maupun non medis. Pasien dengan infeksi atau dengan carrier mikroorganisme patogenik merupakan sumber potensial infeksi bagi pasien atau pekerja di rumah sakit.

Tujuan penelitian adalah mengetahui pola resistensi bakteri Patogen Pada Ruang Perawatan dan Ruang Operasi RSUD. dr.H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.

Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain rancangan cross sectional. Variabel penelitian yaitu pola resistensi bakteri patogen pada ruang perawatan dan ruang operasi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Pemeriksaan laboratorium yang meliputi isolasi bakteri, identifikasi bakteri dan uji sensitivitas antibiotik bakteri patogen dilakukan di laboratorium Mikrobiologi Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung, pada bulan Juli-Oktober 2018. Populasinya adalah ruang perawatan dan ruang operasiyang ada di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, sampelnya adalah12 ruangan yang terdiri dari ruang perawatan THT, jantung, ICU, bedah wanita, bedah pria, kecelakaan, penyakit dalam pria, penyakit dalam wanita, penyakit menular pria, penyakit menular wanita, penyakit saraf dan ruang operasi di RSUD. dr.H. Abdul MoeloekBandarLampung.

Pada penelitian ini didapatkan 12 spesies bakteri dari 67 isolat bakteri, yaitu Klebsiella pneumonia (20,90%), Klebsiella oxytoca (5,97%), Alcaligenes faecalis (13,43%), Citrobacter sp. (5,97%), E. coli (5,97%), Proteus vulgaris (2,99%), Proteus rettgeri(2,99%), Proteus morganii(1,49%) dan Pseudomonas aeruginosa(11,94%), Staphylococcus aureus(8,96%), Staphylococcus saprophyticus (11,94%), dan Staphylococcus epidermidis (7,46%). Semua bakteri yang ditemukan sudah mengalami resistensi terhadap antibiotic dengan persentase yang berbeda. Bakteri yang masih mempunyai sensitifitas yang tinggi adalah Staphylococcus epidermidis (85,71%), sedangkan bakteri Proteus vulgaris (71,43%) merupakan bakteri yang paling banyak resisten terhadap antibiotik

Creator

Maria Tuntun.,
Misbahul Huda

Source

Analis Kesehatan

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2018

Contributor

Dosen

Format

Soft file

Language

Bahasa Indonesia

Type

Text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang