PERBEDAAN STRESS HOSPITALISASI PADA ANAK PRE OPERASI SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAKAN TERAPI BERMAIN MENDONGENG DI RUANG BEDAH ANAK RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

Dublin Core

Title

PERBEDAAN STRESS HOSPITALISASI PADA ANAK PRE OPERASI SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAKAN TERAPI BERMAIN MENDONGENG DI RUANG BEDAH ANAK RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

Subject

Terapi Bermain mendongeng, stres hospitalisasi

Description

Hospitalisasi merupakan suatu proses yang karena suatu alasan yang berencana atau darurat, mengharuskan klien untuk tinggal di rumah sakit, menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangannya kembali kerumah. Stress adalah suatu kondisi ketika individu berespon terhadap perubahan dalam status keseimbangan normal. Stres hospitalisasi dapat diartikan sebagai keadaan atau respon tubuh yang terjadi ketika seseorang menjalani perawatan di rumah sakit. Menurut Badan Pusat Statistik Indonesia bahwa 35 (10%) dari 420 anak yang dirawat di rumah sakit sepanjang tahun 2010 mengalami stres selama hospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mendongeng terhadap stres hospitalisasi.
Desain penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pre test post test. Populasi penelitian sebanyak 93 orang, dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 21 orang. Analisis yang digunakan adalah uji parametik menggunakan t test dependent didapatkan hasil ρ value 0.00 (ρ value 0.00 < α 0.05), maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh terapi bermain mendongeng terhadap stres hospitalisasi pada anak di ruang bedah anak RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi.
Hasil penelitan menunjukkan rata-rata nilai stres sebelum dilakukan terapi bermain 7.19 dan rata-rata nilai stres sesudah dilakukan terapi bermain adalah 6.67. didapatkan p value 0,002, yang menunjukkan adanya perbedaan skor stres hospitalisasi sebelum dan sesudah dilakukan terapi mendongeng. Setelah mengetahui bahwa adanya manfaat terapi bermain mendongeng, diharapkan orang tua anak dapat menggunakan terapi bermain mendongeng tersebut jika anak mengalami stres dikemudian hari. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan media mendongeng yang lebih variatif, contohnya boneka tangan. Diharapkan agar rumah sakit dapat memasukkan terapi mendongeng sebagai terapi alternatif dalam penanangan stress hospitalisasi pada anak.

Creator

Made Yulia Rahayu

Source

D IV Keperawatan Poltekkes Tanjungkarang

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2017

Relation

D IV Keperawatan Poltekkes Tanjungkarang

Format

Softcopy

Language

Bahasa Indonesia

Type

Text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang