PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT INHALASI TERHADAP MUAL MUNTAH PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RUANG MAWAR RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

Dublin Core

Title

PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT INHALASI TERHADAP MUAL MUNTAH PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM DI RUANG MAWAR RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG

Subject

Anestesi Umum, PONV (Mual Muntah Post Operasi), Aromaterapi Peppermint Inhalasi.

Description

Penggunaan anestesi umum dapat menyebabkan pasien mengalami mual, muntah (sering dikenal dengan istilah PONV). PONV dapat terjadi dalam 24 jam pertama setelah operasi. Insiden terjadinya PONV mencapai 30% dari 100 juta lebih pasien bedah di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, terdapat sekitar 71 juta orang pasien per tahun menjalani pembedahan dengan insiden terjadinya PONV mencapai 20–30% dari seluruh pembedahan umum dan kurang lebih 70–80% pada kelompok resiko tinggi. Sedangkan di Indonesia, insiden terjadinya PONV belum tercatat jelas. Penanganan PONV dapat menggunakan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi nonfarmakologi salah satunya yaitu pemberian aromaterapi peppermint secara inhalasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi peppermint inhalasi terhadap mual muntah pada pasien post operasi dengan anestesi umum.
Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Penelitian ini dilaksanakan pada 27 April-28 Mei 2015. Populasi pada penelitian ini adalah pasien post operasi dengan anestesi umum. Sampel berjumlah 20 orang.
Berdasarkan hasil analisis bivariat dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan skor rata-rata PONV sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi peppermint inhalasi pada kelompok eksperimen yaitu 11.10 dengan p value (0.005), ada perbedaan skor rata-rata PONV pada pengukuran pertama dan pengukuran kedua pada kelompok kontrol yaitu 2.20 dengan p value (0.006), dan ada perbedaan skor selisih rata-rata PONV pada kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu 10.00 dengan p value (0.000). Hasil analisis ini menunjukkan terapi yang diberikan pada kelompok eksperimen jauh lebih memberikan pengaruh dalam menurunkan skor rata-rata PONV dibandingkan dengan kelompok kontrol. Oleh karena itu, peneliti menyarankan dalam mengatasi keluhan mual muntah post operasi tidak hanya dengan menggunakan terapi farmakologi saja namun bisa didampingi oleh terapi komplementer yaitu pemberian aromaterapi peppermint inhalasi.

Creator

Candra Oktavia

Source

DIV Keperawatan Tanjungkarang

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2017

Relation

DIV Keperawatan Tanjungkarang

Format

Softcopy

Language

Bahasa Indonesia

Type

Text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang