Pembuatan Retainer Ortodonti Lepasan dengan Penambahan Gigi Tiruan pada Premolar Kiri Rahang Bawah

Dublin Core

Title

Pembuatan Retainer Ortodonti Lepasan dengan Penambahan Gigi Tiruan pada Premolar Kiri Rahang Bawah

Subject

retainer ortodonti lepasan, relaps, gigi tiruan lepasan

Description

Perawatan ortodonti bertujuan untuk menciptakan keseimbangan yang baik antara hubungan oklusi gigi geligi, estetik wajah, stabilitas hasil perawatan dan mempertahankan hasil perawatan ortodonti dalam waktu yang lama agar tidak relaps. Berdasarkan praktik kerja lapangan yang penulis lakukan di Laboratorium Teknik Gigi RSGM Ladokgi TNI AL RE. Martadinata Jakarta Pusat tanggal 19 Februari hingga 16 Maret 2018, penulis mendapatkan sebuah kasus pembuatan retainer ortodonti lepasan dengan penambahan gigi tiruan premolar kiri rahang bawah.
Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui keefektifitasan penambahan gigi tiruan dalam pembuatan retainer ortodonti lepasan agar dapat mencegah terjadinya relaps setelah perawatan ortodonti, serta untuk mengetahui kendala dan cara mengatasinya pada pembuatan retainer ortodonti lepasan ini.
Tahap pembuatan retainer ortodonti lepasan dengan penambahan gigi tiruan premolar kiri rahang bawah hampir sama dengan prosedur laboratorium retainer lepasan seperti biasanya. Tahapan kerjanya adalah menerima model kerja, merapikan model kerja, block out, pembuatan desain, pembuatan labial bow, penyusunan gigi, packing, finishing and polishing. Perbedaannya hanya pada penyusunan gigi.
Hasil yang didapat adalah retainer ortodonti sesuai dengan SPK namun elemen gigi yang dipasang premolar kiri karena menyesuaikan ruangan, oklusi baik, mengkilap, licin, tidak ada porositas, fitting baik dan cekat pada model kerja. Kesimpulannya retainer lepasan berfungsi mempertahankan hasil perawatan ortodonti agar tidak relaps dan penambahan gigi tiruan efektif karena mengisi ruang kosong sehingga gigi lain tidak dapat bergerak. Kendala yang terjadi adalah kesulitan saat pembuatan labial bow dan mendapatkan oklusi. Saran yang dapat dilakukan adalah komunikasi, elemen gigi tiruan difiksasi untuk mendapatkan lengkung, pemasangan okludator serta ketelitian dalam packing.

Creator

Anisya Rahmawati

Source

Teknik Gigi

Publisher

Perpustakaan Tanjungkarang

Date

2018

Contributor

Mahasiswa

Format

Soft File

Language

Bahasa Indonesia

Type

Text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang