Gambaran Asupan Energi, Protein, Protein Ikan dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar di SDN 20 Gedong Tataan Kawasan Gunung Betung Kabupaten Pesawaran
Tahun 2019

Dublin Core

Title

Gambaran Asupan Energi, Protein, Protein Ikan dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar di SDN 20 Gedong Tataan Kawasan Gunung Betung Kabupaten Pesawaran
Tahun 2019

Subject

asupan, ikan, status gizi

Description

Anak sekolah merupakan kelompok yang rentan gizi. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 didapatkan prevalensi kurus di Indonesia pada status gizianakumur 5-12 tahunmenurut IMT/Uadalahsebesar 11.2%.Di ProvinsiLampung rata-rata tingkat kecukupan energi anak usia 5-12 tahun hanya sebesar 76.7% AKE dan rata-rata tingkat kecukupan protein sebesar 105.6% AKP. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat kecukupan energi dan protein anak usia 5-12 tahun di Provinsi Lampung masih di bawah rerata nasional. Kebutuhan protein yang meningkat, diharapkan sumbangan protein yang bersumber ikan dapat memenuhi 60% dari angka kecukupan protein hewani.
Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk diketahuinya gambaran asupan energi, protein, protein ikan dan status gizi anak sekolah dasar di SDN 20 Gedong Tataan kawasan Gunung Betung Kabupaten Pesawaran tahun 2019.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah 53 anak. Penelitian dilakukan pada bulan April 2019. Analisis data yang digunakan univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing dari variabel yang diteliti.
Hasil penelitian ini sebagai berikut: asupan energi adalah 28,3% sangat kurang, 58,5% kurang, 13,2% normal, dengan rata-rata asupan energi yaitu sebesar 1761.6 kkal, asupan protein adalah 18,9% sangat kurang, 41,5% kurang, 35,8% normal dan 3,8% lebih, dengan ata-rata asupan protein yaitu sebesar 49,58 gram, asupan protein ikan adalah 73,6% kurang dan 26,4% cukup, dengan rata-rata asupan protein ikan yaitu sebesar 9,9 gram, status gizi berdasarkan IMT/U adalah 1,9% sangat kurus, 11,3% kurus, 75,5% normal, 11,3% gemuk. Disarankan sekolah aktif memberikan sosialisasi berkala dalam materi penjaskes dan membuat poster tentang gizi seimbang dan manfaat ikan untuk meningkatkan asupan zat gizi siswa, mengawasi kantin sehat yang menjual makanan yang sesuai dengan pola gizi seimbang yaitu setiap jenis makanan seperti makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayuran dan buah-buahan.

Creator

Annisa Kurniawati

Source

Gizi

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2019

Contributor

Mahasiswa

Format

Soft File

Language

Bahasa Indonesia

Type

Text

Coverage

Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang