Asuhan Keperawatan Pasien dengan Gangguan Kebutuhan Sirkulasi Pada Kasus Preoperatif Mioma Uteri Terhadap Ny.S Di Ruang Kebidanan RSU Handayani Kotabumi Lampung Utara

Dublin Core

Title

Asuhan Keperawatan Pasien dengan Gangguan Kebutuhan Sirkulasi Pada Kasus Preoperatif Mioma Uteri Terhadap Ny.S Di Ruang Kebidanan RSU Handayani Kotabumi Lampung Utara

Subject

Asuhan Keperawatan, Preoperatif Mioma Uteri, Gangguan Kebutuhan Sirkulasi

Description

Berdasarkan World Health Organisation (WHO) penyebab dari angka kematian ibu karena mioma uteri pada tahun 2010 sebanyak (1,95%) dan tahun 2011 sebanyak (2,04%), Angka kejadian Mioma Uteri di RSU Handayani di bulan Januari-Juni 2018 terdapat 2 kasus. maka penulis bermaksud melakukan”Asuhan Keperawatan dengan rumusan masalah Bagaimanakah gambaran Asuhan Keperawatan Pada Ny.S Kasus Preoperatif Mioma Uteri Dengan Gangguan Kebutuhan Sirkulasi Di Ruang Kebidanan RSU Handayani Kotabumi Lampung Utara Tanggal 27 – 29 Juni 2018?”. Mioma uteri merupakan tumor kandungan yang terbanyak pada organ reproduksi wanita. Kejadiannya lebih tinggi antara 20%–25 % terjadi pada wanita diatas umur 35 tahun, tepatnya pada usia produktif seorang wanita, menunjukkan adanya hubungan mioma uteri dengan estrogen.

Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini untuk mengetahui gambaran Asuhan Keperawatan pasien dengan Gangguan Kebutuhan Sirkulasi pada kasus Preoperatif Mioma Uteri terhadap Ny.S di Ruang Kebidanan RSU Handayani Kotabumi Lampung Utara
Hasil pengkajian pada kasus ini didapatkan data yaitu klien mengatakan sudah 14 hari ini mengalami pendarahan pervaginam sebanyak 1000cc, klien mengatakan dalam sehari menghabiskan 4 pembalut, klien mengatakan lemas, klien mengatakan pusing. Diagnosa yang ditegakkan Perfusi perifer tidak efektif, resiko syok dan defisiensi pengetahuan, yang dapat dilakukan perencanaan dan tindakan keperawatan seperti diantaranya NOC: Status Sirkulasi, pengetahuan perioperatif: perawatan preoperatif, Keparahan Syok Hipovolemik dan NIC: Pemberian Produk Darah, Edukasi Preoperatif, Manajemen Pendarahan. Tindakan pada Ny. S sesuai dengan NIC dan terlaksanakan sesuai kebutuhan. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama tiga hari, evaluasi masalah keperawatan pada Ny. S teratasi sebagaian.
Kesimpulan pada kasus Ny. S dari pengkajian sampai evaluasi didapatkan diagnosa Perfusi perifer tidak efektif, resiko syok dan defisiensi pengetahuan. Didapatkan saat pengkajian. Rencana keperawatan dibuat berdasarkan label NOC NIC, implementasi dilakukan selama 3 hari dan semua masalah teratasi sebagian. Saran dari laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan bagi perawat di Ruang Kebidanan RSU Handayani Kotabumi Lampung Utara.

Creator

Defby Sarli Juniatama

Source

Keperawatan Kotabumi

Publisher

Perpustakaan Poltekkes Tanjungkarang

Date

2018

Contributor

Mahasiswa

Format

Soft file

Language

Bahasa Indonesia

Type

text

Coverage

Poltekkes Tanjungkarang